Nonton TV Live Streaming
RCTI SCTV ANTV INDOSIAR TRANS TV TRANS 7
Rabu, 27 Oktober 2010
Senin, 25 Oktober 2010
Edit Blog
Inilah Link yang bagus untuk mempercantik blog anda http://kolom-tutorial.blogspot.com http://netdisaster.com/mynd/index.html
aku ucapin makasih banget kepada kang Rohman yang telah memberikan ilmunya kepada kami semua Thanks ya kang semoga akan Bahagia
Lanjut Baca...
aku ucapin makasih banget kepada kang Rohman yang telah memberikan ilmunya kepada kami semua Thanks ya kang semoga akan Bahagia
Minggu, 17 Oktober 2010
UBAH LOGO WINDOWS
Ingin merubah logo saat windows startup?? Itu tuuh sebelum windows masuk ke desktop.. Atau ingin memunculkan gambar yang asyik? Ngerubah tulisan “it’s now save to turn blablabla…” saat windows di shutdown?? Gampang banget koq..!!! Yee.. itu khan bisa dilakukan dengan bantuan software..!! Emang sich, tapi khan kamu perlu tau bagian mana sich yang diubah oleh sofie-sofie tersebut. Jadi biar kamu nggak asal klak-klik lalu jadi, tapi tau bagaimana prosesnya. Okay, Berikut panduannya
1. Carilah file dengan nama logo.sys di komputer anda dengan fasilitas search.
2. Buka “paint” aplikasi pengolah gambar bawaan windows, nah buka aja logos.sys tadi dengan paint . Nah, file logo.sys itu adalah gambar yang bertuliskan it’s now safe to shutdown your computer” inget kan???
Edit aja sesuka hati, kalo perlu tambahin cliptart kek atau.. apalaah.. setelah itu simpan filenya dengan nama “LOGOS.SYS” pada lokasi yang sama dengan “logo.sys”
3. Restart komputer anda, nah sekarang file logo.sys yang anda edit tadi bakalan nongol sebagai start up logo di win 98.
FYI, file logo.sys ini tidak bisa menampilkan banyak warna, jadi kadang2 warna yang kita edit kadang2 tidak sesuai dengan keinginan kita waktu keluar saat start up windows.
Tidak cuma startup logo saja bisa dirubah berikut file yang lain:
c:\logo.sys = logo startup
c:\windows\logow.sys = logo “Please wait…..”
c:\windows\logos.sys = logo “it’s safe now to turn of your computer”
Lanjut Baca...
1. Carilah file dengan nama logo.sys di komputer anda dengan fasilitas search.
2. Buka “paint” aplikasi pengolah gambar bawaan windows, nah buka aja logos.sys tadi dengan paint . Nah, file logo.sys itu adalah gambar yang bertuliskan it’s now safe to shutdown your computer” inget kan???
Edit aja sesuka hati, kalo perlu tambahin cliptart kek atau.. apalaah.. setelah itu simpan filenya dengan nama “LOGOS.SYS” pada lokasi yang sama dengan “logo.sys”
3. Restart komputer anda, nah sekarang file logo.sys yang anda edit tadi bakalan nongol sebagai start up logo di win 98.
FYI, file logo.sys ini tidak bisa menampilkan banyak warna, jadi kadang2 warna yang kita edit kadang2 tidak sesuai dengan keinginan kita waktu keluar saat start up windows.
Tidak cuma startup logo saja bisa dirubah berikut file yang lain:
c:\logo.sys = logo startup
c:\windows\logow.sys = logo “Please wait…..”
c:\windows\logos.sys = logo “it’s safe now to turn of your computer”
MENDETEKSI RAM
Q : Mengapa Windows mendeteksi RAM yang lebih sedikit dari yang sesungguhnya ? A : Ada banyak hal yang menyebabkan, diantaranya adalah :
- "Kerusakan" fisik". Untuk mengatasinya Anda harus memeriksa kondisi fisik RAM tersebut. Buka casing komputer Anda, lalu cabut RAM tersebut. Bersihkan apabila RAM dan socketnya kotor. Periksa juga apakah ada karat. Anda juga harus memastikan bahwa RAM tersebut dari bahan yang sama (keemasan atau keperakan). Jika berbeda, sebaiknya Anda mengganti RAM tersebut.
- ROM Shadowing Pada beberapa BIOS dan driver 16 bit, kadang-kadang memakai sebagian (baca : sedikit) RAM sebelum Windows dijalankan. Beberapa BIOS juga terdapat feature ROM shadowing yang akan mengcopy isi dari system dan video BIOS ROM ke RAM guna meningkatkan performa komputer (Pada DOS dan Windows 3.1 ). Hal ini karena kecepatan ROM lebih rendah dari RAM. Tetapi jika Anda memakai Windows 95/98/NT dengan memori yang minim sebaiknya feature ROM shadowing dimatikan saja (dari CMOS setup), karena Windows 95/98/NT jarang sekali mengakses ROM sehingga RAM tersebut dapat digunakan oleh Windows.
- Penggunaan VGA card on board. Jika misalnya Anda memiliki RAM 32 Mb dan VGA card 2 Mb, maka RAM yang dapat digunakan hanya sebesar 30 Mb (32 Mb - 2 Mb). Jadi sebaiknya jangan memakai VGA card on board.
- Terdapat driver atau program yang dijalankan dari config.sys atau autoexec.bat yang bekerja menggunakan RAM. Solusinya : Edit file autoexec.bat dan config.sys dengan menggunakan Notepad. Lalu editlah pada baris yang "mencurigakan" atau yang kira-kira digunakan untuk me-load program. Bila ketemu tambahkan kata REM (tetapi bila Anda menambahkan kata REM maka program tersebut tidak akan di-load/dijalankan). Bila Anda memakai driver CD-ROM 4x dari Teac, ubahlah parameter xmssize= -1 pada autoexec.bat menjadi xmssize=0.
- Virtual device driver dijalankan dari system.ini. Untuk mengatasinya buka system ini dengan cara klik Start - Run - ketikkan sysedit. Pilih system.ini. Lalu editlah pada baris yang kira-kira digunakan untuk meload virtual device driver. Alternatif lainnya adalah dengan membuat file system.ini yang baru.
- Terdapat baris Maxphyspage pada file system.ini Silakan lihat pada file system.ini, apakah terdapat baris Maxphyspage atau tidak. Jika ya, hapus baris tersebut.
- Kesalahan pada CMOS setting. Pada beberapa komputer terdapat feature Memory Hole at 16 Mb atau Hold to 15 Mb RAM. Jika feature tersebut di enable maka jika Anda memiliki RAM yang lebih besar dari 15 Mb atau 16 Mb, Windows tetap akan mendeteksi sebesar 15 Mb atau 16 Mb. Untuk mengatasi hal ini, silakan di disable feature tersebut.
- Meload Ramdrive.sys dari config.sys Check your Config.sys file for a line containing "Ramdrive.sys." If you have this line, it means you are using a RAM drive. To disable the RAM drive, remove or disable the line in the Config.sys file that contains "ramdrive.sys." To disable the line, use a text editor (such as Notepad) to edit the Config.sys file and place a semicolon (;) at the beginning of the line. Buka file config.sys dengan Notepad. Cek pada file tersebut, apakah terdapat baris ramdrive.sys. Jika ya, hapus baris tersebut
- Q : Setelah menambah RAM, mengapa RAM yang terdeteksi masih sama ?
A : Setelah Anda menginstall RAM, Anda harus melakukan Setup BIOS ulang. Caranya, pada saat pertama kali menghidupkan komputer sampai muncul logo BIOS, tekan Del (untuk beberapa komputer mungkin Ctrl+Alt+Del atau kombinasi key yang lain). Setelah selesai, pilih Save Setting and Exit. Sebagai tambahan informasi untuk setting tersebut, Anda bisa membaca pada manul booknya.
Q : Mengapa terjadi error setelah saya menginstall RAM baru ?
A : Anda bisa melihat pada manual booknya. Untuk beberapa BIOS : Jika Anda menginstall (misalnya) 2-4 Mb SIMMS dan 2-8 Mb SIMMS, Anda harus meletakkan RAM yang lebih besar pada Bank 1.
Q : Setelah saya menginstall RAM baru, mengapa sering terjadi Blue Screen ?
A : Pada komputer yang menggunakan bus 66 MHz (Pentium 133 atau yang lebih tinggi), dibutuhkan RAM dengan kecepatan 60 ns atau yang lebih tinggi. Anda bisa saja menggunakan RAM dengan kecepatan yang lebih kecil dari 60 ns tapi Anda harus mengubah setting Wait State pada BIOS. Ubahlah setting tersebut dari 0 (nol) menjadi 1 (satu).
Q :Mengapa muncul tulisan Parity Check Error ?
A : Tulisan parity check error dapat muncul jika terdapat kerusakan pada salah satu RAM, salah satu proses DMA tidak berjalan dengan lancar, atau karena terdapat virus parity boot pada hard disk Anda.
Langganan:
Postingan (Atom)